MADZHAB DAN AYAT TAYAMMUM – BAB 11 – Syi ah / Sunni


Madzhab 4

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

أَعُوْذُ بِاللِه مِنَ الشََّيْطَانِ الرَّجِيْمِ – بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أللهُ – أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

BAB 11

MADZHAB-MADZHAB DAN AYAT TAYAMMUM

 Kami telah menjelaskan tentang air, hal-hal yang dapat membatalkan wudhu, dan tentang tayammum, bahwa beberapa madzhab dalam Islam sebagian besar berbeda pendapat tentang pengertian kata-kata yang dipergunakan dalam ayat tayammum, seperti :

Dan jika kamu sakit atau berada dalam perjalanan , atau kembali dari tempat buang air besar ( jamban ) , atau menyentuh ( menyetubuhi ) perempuan, lalu kamu tidak mendapatkan air , maka tayammumlah dengan tanah yang baik. Maka usaplah muka-muka kamu. (Q.S. Al Maidah, 6).

Ulama fiqih berbeda pendapat tentang siapakah yang diwajibkan bertayammum kalau tidak ada air ;

Apakah hanya orang yang sakit dan orang musafir saja ,

atau sifatnya umum di mana orang mukim yang sehat juga termasuk di dalamnya ?

Apakah yang dimaksudkan dengan menyentuh itu adalah bersetubuh atau hanya menyentuh dengan tangan saja ?

Apakah yang dimaksud air hanya air muthlaq saja atau air apa saja ?

Apakah yang dimaksud dengan Al-Sha’id khusus debu saja, atau termasuk juga semua yang ada dipermukaan bumi , baik debu , pasir atau batu ?

Apakah yang dimaksud dengan muka adalah semuanya atau hanya sebagiannya saja ?

Apakah yang dimaksud dengan tangan itu adalah telapak tangan saja atau telapak tangan dan lengan ?

Di bawah ini kami ringkaskan sebagian pendapat-pendapat di atas :

Imam Abu Hanifah berkata : Orang yang mukim yang sehat , yang tidak mendapatkan air tidak dibolehkan bertayammum , dan juga tidak diwajibkan shalat , karena ayat tersebut hanya mewajibkan bertayammum karena tidak ada air kepada orang yang sakit dan orang musafir secara khusus.

Madzhab-madzhab yang lain : Sesungguhnya menyentuh wanita lain ( yang bukan muhrim ) dengan sentuhan tangan yang sempurna , maka hukumnya sama seperti orang buang air , yaitu dapat membatalkan wudhu.

Imamiyah  : Bersetubuh itulah yang membatalkan wudhu , bu­kan menyentuh dengan tangan.

Hanafi : Sesungguhnya pengertian -“ Kalau kamu tidak mendapatkan air, maka bertayammumlah ” –adalah air mutlaq , atau air mudhaf.

Menurut madzhab-madzhab yang lain : Kata ma’u ( air ) dalam ayat tersebut hanya khusus pada air mutlaq saja bukan air mudhaf. 

Hanafi dan sebagian kelompok Imamiyah : Yang dimaksud dari Al-Sha’id ( tanah ) dalam ayat tersebut adalah debu , pasir dan batu kecil. 

Syafi’I : Yang dimaksudkan Al-Sha’id adalah hanya debu dan pasir saja.

 Hambali : Hanya debu saja.

Maliki : Al-Sha’id Mengandung pengertian yang bersifat umum , baik debu , pasir , batu kecil , es , maupun barang tambang. 

 

MUKA.

Empat madzhab : Yang dimaksud dengan muka adalah semuanya. 

Imamiyah : Hanya sebagiannya saja. 

 

Tangan.

Empat madzhab : Yang dimaksud dengan dua tangan adalah dua telapak tangan dan pergelangan sampai dua siku-siku.

Imamiyah : Hanya dua telapak tangan saja.
Sebenarnya perbedaan pendapat di atas hanya menunjukkan pada hal-hal yang bersifat interpretasi bukan pada yang substansial , pada lafadz-nya. saja bukan pada pengertiannya.

Perbedaan itu muncul karena adanya perbedaan dalam memahami suatu kata , dan hanya terjadi pada kalangan ahli bahasa , dan para sastrawan yang berbeda penafsiran ( interpretasi ) terhadap satu bait syair.

Dari sini para ahli fiqih dari satu madzhab berbeda pendapat tentang satu masalah , sebagaimana adanya perbedaan pendapat antara satu madzhab dengan madzhab yang lain.

والله أعلم بالصواب

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s