Mengapa Shahih Bukhari lebih unggul


.   

السَّلاَمُعَلَيْكُمْوَرَحْمَةُاللهِوَبَرَكَاتُهُ,

أَعُوْذُبِاللِهمِنَالشََّيْطَانِالرَّجِيْمِبِسْمِاللهِالرَّحْمنِالرَّحِيمِ

أَشْهَدُأَنْلاَإِلَهَإِلاَّأللهُ  أَشْهَدُأَنَّمُحَمَّدًارَسُوْلُاللهِ

 

Para ulama telah sepakat bahwa kitab shahih bukhari dan shahih muslim diterima sebagai kitab yang otentik sesudah al-Qur’an.
Namun ada perbedaan pendapat mana yang lebih otentik di antara dua kitab tersebut.
Sejumlah Muhaddits dari Maroko berpendapat bahwa sahih muslim lebih unggul dari sahih Bukhari,
sedangkan jumhur ulama berpendapat bahwa Sahih Bukhari lebih otentik dan lebih baik dari Sahih Muslim.
Argumen jumhur adalah sebagai berikut :
Pertama,
Keunggulan pribadi bukhari atas Muslim.
Alhakim abu ahmad naisapuri mengatakan,
semoga Allah merahmati Muhammad bin Ismail, karena ia telah menulis ( membukukan ) hadits-hadits yang menjadi sumber hukum islam dan menerangkannya kepada manusia. Orang-orang yang membukukan hadits sesudahnya seperti Muslim sebenarnya hanya mengambil dari kitab bukhari “.
Kedua,
keunggulan kitab sahih bukhari itu sendiri atas Sahih Muslim karena perbedaan metode pengambilan hadits yang dilakukan masing-masing,
sebagaimana terlihat dalam ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
SAHIH BUKHARI
Rawi yang haditsnya ditulis oleh imam bukhari saja berjumlah lebih kurang 435 orang.
Rawi yang mendapat kritikan hanya 80 orang.
Jumlah hadits yang ditulis oleh bukhari dari 80 orang yg dikritik itu tidak banyak.
80 orang yang dikritik dalam sahih bukhari itu kebanyakan adalah guru imam bukhari sendiri dimana beliau pernah bertemu dan mengetahui keadaan mereka,
serta mengetahui dengan teliti nilai hadits-hadits mereka, mana yang baik dan tidak.
Hadits-hadits yang berasal dari genenarsi kedua ( tabqah tsaniyah ) diseleksi dulu oleh Imam bukhari.
Dalam hal bersambungnya sanad,
imam bukhari mensyaratkan bahwa sanad dapat disebut bersambung apabila murid dengan guru atau rawi kedua dengan rawi pertama benar-benar pernah bertemu meskipun hanya sekali.
Tentang kritik terhadap materi hadits karena adanya illah ( cacat ). Dalam shahih bukhari materi hadits yang mendapat kritik dalam hal ini berjumlah 80 buah.
Dan argumen-argumen itulah yang memperkuat pendapat jumhur bahwa shahih bukhari lebih otentik dari pada sahih Muslim.
Perlu diketahui,
bahwa keunggulan dan keotentikan shahih bukhari itu bila ditinjau secara umum.
Sebab dalam shahih muslim terdapat pula beberapa hadits yang lebih otentik dibanding beberapa hadits dalam shahih bukhari.

 

واللهأعلمبالصواب

وَعَلَيْكُمْالسَّلاَمُوَرَحْمَةُاللهِوَبَرَكَاتُهُ

.

 

http://kajian-tafsir-hadits.blogspot.com/2009/10/mengapa-sahih-bukhari-lebih-unggul.html

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s